Posted by: Tanu Chakuenk | June 13, 2013

Hukum Industri “Hak Cipta”

Tugas Softskill Hukum Industri “Makalah Studi Kasus Hak Cipta”

File ini bisa di Download di bawah ini:

Softskill (hak cipta)

Posted by: Tanu Chakuenk | June 13, 2013

HUKUM INDUSTRI “MEREK DAGANG”

tugas Softskill Hukum Industri “Makalah Kasus Merek Dagang”

File ini bisa di Download di bawah ini:

Softskill (Merk Dagang)

Posted by: Tanu Chakuenk | January 21, 2013

Materi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)

FUNGSI MANAJEMEN

Fungsi manajemen adalah:

1. Planning :

a. Rencana

b. Identifikasi sumber daya

- Dapat mengetahui diri sendiri seperti kelemahan atau kekurangan.

- Bahan atau kebutuhan yang perlu disiapkan.

2. Organizing : mengelola sumber daya.

3. Actuating : Laksanakan rencana yang sudah disiapkan.

4. Contolling :

a. Sebelum hasil : monitoring (Melihat hasil dari rencana yang sudah dibuat sebelumnya)

b. Sesudah hasil :

- evaluasi

- tindak lanjuti (buat rencana baru atau flow up)

FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA

  1. Planning
  2. Development
  3. Convension
  4. Integrasion
  5. Maincenance
  6. Separation

KOMUNIKASI DAN PENYULUHAN

Komunikasi termasuk kedalam fungsi SDM (Sumber Daya Manusia) yaitu maincenance (Pemeliharaan). Dimana komunikasi diperlukan untuk memelihara kestabilan proses yang terjadi.

Komunikasi adalah media untuk menyampaikan informasi atau pesan yang diberikan atau disampaikan oleh pembicara (source) kepada penerima (receiver).

Komunikasi terbagi menjadi 2 yaitu:

1. Verbal

Contoh: kata-kata, angka

2. Non verbal

Contoh: gambar, tindakan

Pesan yang dikirim oleh komunikasi non verbal akan dapat berbeda makna tergantung situasi. Sebagai contoh: orang yang sedang melamar perempuan. Apabila perempuan tersebut diam saja, berarti perempuan tersebut bersedia untuk dilamar.

Kesimpulan: pesan yang dikirim oleh orang yang sedang diam itu bisa saja mau juga bisa saja orang itu tidak mau. Jadi, bergantung dengan situasi yang ada.

Usaha dengar terbagi menjadi 3, yaitu:

    1. Marginal : ingin di dengar tetapi tidak ingin mendengar.
    2. Simpatik : berkomunikasi dengan perhatian. (Evaluatif)
    3. Empatik : merasakan orang dari sisi orang lain. (Proyektif)

1.        Pensiun :

a. Alamiah : faktor umur

b. SDM : pensiun dini

Mekanisasi akan berpengaruh kepada SDM atau produktifitas.

Dimana :

Masa produktif suatu karyawan apabila berumur kurang dari 30 tahun.

Masa tidak produktif karyawan berumur dari 55 tahun ke atas.

2.        PHK : mengembalikan karyawan ke masyarakat.

3.        Pemberhentian : tidak dibutuhkan lagi oleh perusahaan tetapi statusnya masih pegawai perusahaan.

4.        Pergantian : proses pemindahan karyawan.

a. Rotasi : pemindahan karyawan tetapi jabatan sama (horizontal).

b. Mutasi : pemindahan karyawan tetapi jabatan bisa turun atau naik (vertical).

5.        Pemecatan : melihat kinerja karyawan bermasalah atau tidak bermasalah.

a. Pemberhentian

b. Penempatan di luar : untuk memberhentikan seseorang karyawan dengan cara memindahkan karyawan tersebut ketempat yang lebih kering (yang jauh dari keluarga), sehingga karyawan tersebut menjadi tidak betah untuk kerja di perusahaan tersebut.

Gradasi (Jenjang Urutan)

Sumber

Sebab

Pensiun

Perusahaan atau SDM

Alamiah atau SDM

Pemberhentian

Perusahaan

Tidak dibutuhkan lagi oleh perusahaan

Penempatan di luar

Perusahaan

Bermasalah

Pemecatan

Perusahaan

Sangat bermasalah

Keterangan : dalam tabel tersebut di atas, semakin ke bawah bersifat oteriter sedangkan semakin ke atas bersifat demokrasi.

Referensi : Materi Pembelajaran Dosen Pengajar Mata Kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia.

Posted by: Tanu Chakuenk | January 21, 2013

Materi Industri Kimia

Industri kimia adalah suatu bagian dari kimia terapan yang berhubungan dengan optimasi, pengembangan dan pengetahuan kimia dasar proses yang digunakan dalam industri untuk memproduksi bahan kimia atau produk kimia.

Ciri-ciri industri kimia

  1. Reaksi kimia antara bahan organic dan anorganik atau keduanya.
  2. Ekstraksi, separasi atau purifikasi dari produk alam atau tanpa bantuan reaksi-reaksi kimia.
  3. Pemisahan dari material yang memiliki rumus spesifikasi. Apakah dari bahan alam maupun buatan.

Klasifikasi kimia industri

  1. Industri kimia dasar
  2. Industri mesin logam dasar dan elektonika
  3.  Aneka industri
  4. Industri kecil
  5. Industri pariwisata

Sumber-sumber energi

  1. Sumber energi matahari
  2. Sumber energi biomassa
  3. Sumber energi bioenergi
  4. Sumber energi panas bumi
  5. Sumber energi pasang surut
  6. Sumber energi plasma
  7. Sumber energi nuklir
  8. Sumber energi angin

Referensi : Materi Pembelajaran Dosen Pengajar Mata Kuliah Kimia Industri.

Posted by: Tanu Chakuenk | November 15, 2012

PLATINOEM BAND

Grup band merupakan suatu kumpulan orang yang membuat grup musik untuk bernyanyi dan menggunakan alat secara harmonis. Di Indonesia banyak sekali aliran grup band yang ada, yaitu POP, dangdut, rock, rock metal dan lain-lain.

Setiap grup band pasti memiliki masalah dalam mempopulerkan bandnya untuk terkenal. Untuk itu saya diberikan tugas oleh dosen saya untuk mencoba menganalisis bagaimana yang harus dilakukan oleh manajemen band supaya band tersebut lebih terkenal dari sekarang, yaitu pada masalah Platinoem Band.

Platinoem Band merupakan suatu band yang terdiri dari 5 orang personil. Kelima personil tersebut merupakan mahasiswa dari universitas gunadarma yang mendapatkan beasiswa untuk membuat suatu band musik.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sebuah band, adalah sebagai berikut:

  1. Skill (kemampuan) setiap personil.
  2. Penampilan atau performance band.
  3. Lagu band tersebut.
  4. Manajemen band tersebut.

Hal-hal inilah yang setidaknya dapat merubah karir suatu band.

Menurut saya skill (kemampuan) setiap personil Platinoem Band tidaklah jelek (sudah cukup bagus) mungkin bisa lebih ditingkatkan lagi dengan memperbanyak latihan. Karena faktor ini juga dapat mempengaruhi karir dari Platinoem Band. Dimana skill (kemampuan) setiap personil dalam bermusik semakin tinggi maka karir dari band tersebut akan semakin terkenal.

Penampilan band juga mempengaruhi band tersebut, karena penampilan band tersebut akan dapat dijadikan sebagai karakteristik dari band tersebut, sehingga band tersebut dapat mempunyai ciri-ciri dari karakter yang dibuat oleh band tersebut dan memudahkan peminat musik untuk mengenal band tersebut. Menurut saya cie penampilan Platinoem Band sudah cukup baiknya, tetapi saya kira masih sedikit kurang mempunyai karakter. Seharusnya karakter dari Platinoem Band harus bisa dikeluarkan lagi, sehingga penampilan Platinoem Band akan ledih bagus dan lebih terkenal.

Menurut saya lagu dari Platinoem Band sudah cukup bagus, mungkin promosi dari lagu yang dibuat oleh Platinoem Band masih kurang bagus. Untuk itu faktor manajemen band juga sangat dibutuhkan dalam kemajuan band tersebut. Strategi bisnis yang dibuat oleh manajemen band merupakan faktor yang terpenting dalam kemajuan karir band tersebut terutama dalam promosi lagu yang dibuat atau dinyanyikan oleh band tersebut.

Menurut saya strategi bisnis yang dibuat oleh manajemen Platinoem Band saya kira sudah cukup baik dan bisa lebih ditingkatkan lagi. Mungkin kalau saya boleh saya saran untuk strategi bisnis manajemen Platinoem Band adalah melakukan promosi di radio, TV, majalah, Facebook, Twitter dan lain-lain (melalui media online maupun non online) dan manajemen Platinoem Band haruslah pintar-pintar dalam membaca pasaran apabila ingin meluncurkan album, sehingga mengetahui apa yang sedang diminati oleh para peminat musik. Menurut saya cie seharusnya Platinoem Band membuat suatu konser diberbagai daerah, untuk lebih menambah memperkenalkan Platinoem Band. Mungkin saja hal tersebut sudah dilakukan oleh Platinoem Band dan para manajemen band. Akan tetapi masih bisa diperbaiki lagi dan ditingkatkan lagi. Sehingga dibisa lebih terkenal dari sekarang.

Platinoem Band juga harus bersabar dan berdoa kepada tuhan, karena dalam karir dan rejeki seseorang telah diatur oleh tuhan. Apa salahnya kita beriktiar untuk melakukan hal tersebut untuk meraih cita-cita kita untuk meraih kesuksesan.

Keterangan:

Tulisan ini saya buat hanya sebagai tugas yang diberikan dosen dan bukan untuk menjatuhkan suatu band (Platinoem Band). Untuk itu saya minta maaf sebesar besarnya kepada pihak Platinoem Band terhadap tulisan yang saya buat.

Posted by: Tanu Chakuenk | October 28, 2012

Wirausahaan

KEWIRAUSAHAAN

 

Kewirausaahaan (Entrepreneurship) berasal dari bahasa perancis yang artinya Perantara. Kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi.

Wirausahaan dapat didefinisikan sebagai orang-orang yang berbakat dalam melihat atau menilai kesempatan-kesempatan bisnis dalam menjual suatu produk, dengan mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan. Biasanya orang yang mempunyai jiwa wirausahaan berani mengambil resiko, memobilisasi dan mengalokasikan modal, menciptakan barang baru dan berani mengurus perusahaan. Ada 3 jenis perilaku wirausahaan yaitu:

1. Memulai inisiatif.

Memulai inisiatif berarti memiliki pola pikir yang luas dan kreatif serta suatu tekat yang bulat ingin berwirausaha.

2. Mengorganisasi dan mereorganisasi mekanisme sosial/ekonomi untuk merubah sumber daya dan situasi dengan cara praktis. Artinya seorang wirausaha harus mampu merubah semua faktor yang mempengaruhi dalam kelangsungan usahanya secara praktis untuk menunjang kelancaran usahanya.

3. Diterimanya resiko

Seorang wirausaha juga harus bisa meenerima segala resiko dalam menjalankan usahanya yaitu suatu kegagalan dalam usahanya.

Wirausahaan dunia modern pertama kali muncul di Inggris pada masa revolusi pada akhir abad ke 18. Kunci penting seseorang dalam wirausahaan adalah sebagai berikut:

  1. Berkarya, kreatif dan inovatif serta  memiliki ketrampilan.
  2. Berdaya tahan atau ulet dan pencari peluang atau tanggap terhadap peluang.
  3. Memiliki komitmen untuk menciptakan nilai tambah.
  4. Berani mengambil resiko.
  5. Memiliki visi masa depan dan kemampuan mencapai visi tersebut.
  6. Percaya diri dan Mampu berkomunikasi secara efektif

Wirausahaan memiliki berbagai macam karakteristik. Berikut ini adalah karakteristik wirausahaan menurut McClelland :

  1. Keinginan untuk berprestasi, pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya.
  2. Keinginan untuk bertanggung jawab segala aktivitas yang dijalankannya, baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggung jawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
  3. Preferensi kepada resiko-resiko menengah, hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
  4. Persepsi kepada kemungkinan berhasil, selalu bersikap optimis bahwa usaha yang dijalankannya akan sealu berhasil dan membawa keuntungan.
  5. Rangsangan oleh umpan balik, cepat tanggap akan situasi yang ada
  6. Aktivitas energik, Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
  7. Orientasi ke masa depan, Memiliki visi dan tujuan yang jelas.Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut.
  8. Keterampilan dalam pengorganisasian, mempunyai kemampuan dalam hal organisasi untuk mengembangkan usahanya.
  9. Sikap terhadap uang, selalu bisa memanfaatkan uang yang di dapat untuk mengembangkan usahanya.

Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi, sebagai berikut:

  1. Kemampuan inovatif
  2. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
  3. Keinginan untuk berprestasi
  4. Kemampuan perencanaan realistis
  5. Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
  6. Obyektivitas
  7. Tanggung jawab pribadi
  8. Kemampuan beradaptasi
  9. Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator

Dalam mencapai kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi. Berikut ini adalah tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut Mc Clelland dan contoh masing-masing.

1. Kebutuhan untuk berprestasi (n Ach),

Contohnya: karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.

2. Kebutuhan berafiliasi (n Afill)

Contohnya : Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi.

3. Kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)

Contohnya : Karyawan memiliki motivasi untuk berpengaruh terhadap lingkungannya, memiliki karakter kuat untuk memimpin dan memiliki ide-ide untuk menang. Ada juga motivasi untuk peningkatan status dan prestise pribadi.

Berikut ini adalah sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru.

  1. Orientasi Eksternal dan Internal
  2. Sumber Gagasan Bagi Produk dan Jasa Baru
  3. Proses Perencanaan dan Pengembangan Produk
  4. Produk – produk yang sesuai untuk perusahaan kecil
  5. Arti Penting Orientasi Pemasaran
  6. Matriks produk pasar
  7. Kegagalan dalam memilih peluang usaha baru

Berikut ini adalah unsur-unsur analisa pulang pokok.

  1. Biaya tetap
  2. Biaya variabel
  3. Biaya total
  4. Pendapatan total
  5. Keuntungan
  6. Kerugian
  7. Titik pulang pokok

Waralaba adalah Perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Berikut ini adalah jenis-jenis dari waralaba:

  1. Waralaba luar negeri, cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi.
  2. Waralaba dalam negeri, juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba.

Pemasaran langsung adalah kegiatan yang total di mana penjualan mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos, atau kunjungan pribadi dari calon pelanggan. Berikut ini adalah teknik alternatif dalam pemasaran langsung:

  1. Periklanan terklasifikasi (classified advertising)
    1. Periklanan display (display ads)
    2. Kiriman pos langsung (direct mail)
    3. Katalog penjualan (catalog sales)
  2. Pemasaran tanggapan langsung media (media directy renponse
    marketing)

Berikut ini adalah pembagian dalam bentuk-bentuk kepemilikan.

  1. Pemilikan tunggal / perseorangan : (firma)

a. Dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang

b. Pemilik tidak perlu membagi laba

2 . Kongsi

a. Ada perjanjian tertulisb.Dimiliki 2 orang atau lebih

b. Umur perusahaan terbatas

c. Pemilikan bersama atas harta

3. Ikut serta dalam manajemen dan pembagian laba

a. Perusahaan Perseroaan

b. Perusahaan dengan badan hukum

c. Kewajiban pemilik saham terbatas pada jumlah saham yang dimiliki

d. Pemilikan dapat berpindah tangan

e. Eksitensi relatif lebih stabil/permanen

Berikut ini adalah tiga alternatif pada saat berakhirnya usaha.

1. Liquidasi

2. Reorganisasi

3. Rescheduling

Posted by: Tanu Chakuenk | June 26, 2012

Tugas 3

TUGAS 3

Posted by: Tanu Chakuenk | April 2, 2012

Tugas 2 (Etika Profesi)

1.Moral dengan etika dan berikan contoh masing-masing dalam kehidupan sehari-hari.
Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitanerat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan ataucara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk (http://www.scribd.com/doc/8365104/PENGERTIAN-ETIKA).
Moral adalah kelakuan yang sesuai dengan ukuran (nilai-nilai masyarakat) yang timbul dari hati bukan paksaan dari luar, yang disertai pula oleh rasa tanggung jawab atas kelakuan tersebut. Tindakan tersebut haruslah mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan atau keinginan pribadi. (http://kafeilmu.com/2012/02/pengertian-moral-dan-akhlaq.html#ixzz1qsDv2dUo)
Sehingga dapat disimpulkan antara moral dan etika terdapat perbedaan dimana moral merupakan suatu perbuatan atau kelakuan yang didasarkan pada nilai-nilai sosial yang ada dimasyarakat yang timbul dari hati nurani dan sikap moral haruslah mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan sendiri, sedangkan etika merupakan pola tingkah laku berdasarkan pemikiran terhadap baik buruknya perbuatan yang dilakukan.
Contoh moral adalah pada saat berdiskusi dengan teman lain, harus bisa menerima saran-saran yang diberikan oleh teman lain. Contoh etika adalah pada saat teman sedang persentasi di kelas, maka kita harus mendengarkannya dan tidak sibuk sendiri.

2.Perbedaan kantianisme dengan utilitariansme, berikan contoh dari masing-masing tersebut dan paham mana yang lebih banyak dianut.
Kantianisme dan utilitariansme ini sama-sama merupakan sebuah pemikiran atau paham yang dianut oleh seseorang atau sekelompok. Kantianisme adalah sebuah pemikiran yang berdasarkan logika. Seseorang atau sekelompok orang yang menganut paham ini akan selalu patuh pada etika yang dimiliki untuk mencapai keuntungan tanpa harus memikirkan kepentingan orang lain. Utilitariansme adalah sebuah pemikiran yang berdasarkan kepada moral yang dimiliki, sehingga pemikiran tersebut mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentinggan diri sendiri (Ronald,2012).
Sebagai contoh pada proyek mendirikan reaktor nuklir apabila dalam mendirikan reaktor nuklir terjadi suatu masalah dalam reaktor nuklir akan terjadi radiasi nuklir dilingkungan tersebut. Apabila peneliti tersebut memiliki paham kantianisme maka hal yang dilakukan adalah mencari solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut tanpa harus memusnakan atau menghancurkan reaktor nuklir tersebut padahal apabila hal tersebut dibiarkan terus menerus akan terjadi radiasi nuklir dilingkungan tersebut. Tetapi apabila peneliti tersebut memiliki paham utilitariansme maka hal yang dilakukan adalah menghancurkan reaktor nuklir tersebut agar tidak terjadi radiasi nuklir dilingkungan tersebut sehingga tidak berbahaya untuk orang lain yang ada di sekitar tersebut.
Maka paham yang paling baik adalah paham utilitariansme, karena paham tersebut memikirkan orang lain dibandingkan dibandingkan kepentingan dirinya sendiri.

3.Pengertian dilema moral
Dilema moral adalah suatu kondisi dimana seseorang diperadapkan dengan 2 atau lebih kondisi yang tidak mengenakkan, tetapi diharuskan harus memilih salah satu kondisi tersebut (Ronald,2012).
Sebagai contoh sebuah perusahaan yang memiliki reaktor nuklir dimana reaktor nuklir tersebut digunakan untuk menjalankan mesin di perusahaan tersebut. Suatu hari reaktor nuklir tersebut terjadi kebocoran, sehingga timbul radiasi nuklir di lingkungan tersebut. Pihak perusahaan dituntut untuk bisa memperbaiki reaktor nuklir, karena reaktor nuklir tersebut merupakan salah satu sumber energi. Di satu sisi pihak perusahaan harus membumiharuskan reaktor nuklir, karena cepat atau lambat kerusakan itu akan menimbulkan radiasi nuklir yang berbahanya. Perusahaan tersebut mengalami dilema moral.

4.Kopetensi apa yang harus dimiliki oleh seorang sarjana teknik industri.
Seorang sarjana teknik industri harus memiliki kopentensi dalam hal peningkatan kualitas, perancangan disain produk, sistem produksi dan ergonomi. Hal-hal inilah yang harus dimiliki oleh seorang sarjana teknik industri.
-Peningkatan kualitas.
Dimana peningkatan kualitas tersebut sangat penting di perusahaan untuk bersaing dengan perusahaan lain. Untuk itu sarjana teknik harus dapat berkopetensi dalam peningkatan kualitas, sehingga produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas.
-Perancangan disain produk
Dimana seorang sarjana teknik industri harus bisa merancang atau mendisain suatu produk yang ENASE.
-Sistem produksi
Dimana seorang sarjana teknik industri harus bisa merancang atau mendisain suatu proses produksi yang baik dan efisien.
-Ergonomi
Dimana sarjana teknik industri harus bisa menganalisis perancangan kerja yang baik, keselamatan dan kesehatan seorang pekerja.

Posted by: Tanu Chakuenk | March 15, 2012

TUGAS 1 (ETIKA PROFESI)

1. Pengertian etika profesi dan cakupan etika profesi
Etika adalah suatu ilmu yang membahas tingkah laku atau sikap baik dan buruk sehingga orang tersebut mau berfikir kritis untuk berbuat.
Profesi adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan keterampilan untuk kelangsungan hidupnya.
Dengan kata lain etika profesi merupakan suatu filosofi atau ilmu yang membahas tingkah laku atau sikap baik dan buruk dalam menjalankan suatu pekerjaan dan orang tersebut mau berfikir lebih kritis dan rasional, sehingga dalam mengambil keputusan dan menjalankannya menciptakan suasana lebih harmonis, tertib, teratur, damai dan sejahtera.
Cakupan etika profesi adalah seluruh pekerjaan apasaja yang menyangkut etika.

2. Tujuan belajar etika profesi keteknikan
Menurut saya sesungguhnya etika profesi tersebut dibutuhkan oleh setiap orang dalam menjalani hidupnya, karena setiap orang harus bisa berpikir untuk lebih kritis tentang perilaku yang dianggap baik atau buruk secara moral. Tetapi tidak hanya belajar etika profesi orang tersebut bisa dikatakan menjadi lebih baik secara langsung, dimana etika profesi merupakan teori-teori untuk membuat orang tersebut menjadi lebih baik tergantung orang tersebut menyikapinya. Tujuan dasar mempelajari etika profesi adalah mengajak orang bersikap atau bertingkah laku dan mau berfikir lebih kritis dan rasional dalam mengambil suatu tindakan atau keputusan, sehingga dapat menciptakan suasana lebih harmonis, tertib, teratur, damai dan sejahtera.

3. Pengertian kode etik
Kode etik merupakan pengembangan lebih lanjut secara umum dari etika profesi. Dimana kode etik lebih memperjelas dan mempertegas suatu norma atau azas yang dibuat untuk pedoman tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat bekerja. Dengan kata lain kode etik sama saja suatu peraturan.

4. Kode etik insinyur (keteknikan) menurut ABET
Dimana telah dibublikasikan oleh ABET (1985) tentang kode etik insnyur (keteknikan) dan mengeluarkan 4 prinsip dasar, sebagai berikut:
a. Insinyur menegakkan dan memajukan integritas, kehormatan dan martabat tingkat profesi dengan menggunakan pengetahuan dan keterampilan untuk peningkatan kesejahteraan manusia;
b. Bersikap jujur dan tidak memihak, dan melayani dengan kesetiaan masyarakat, pengusaha dan klien;
c. Berusaha untuk meningkatkan kompetensi dan tingkat profesi;
d. Mendukung masyarakat profesional dan teknis mereka disiplin ilmu.
Dimana dapat disimpulkan berdasarkan 4 prinsip yang dikeluarkan oleh ABET adalah seorang insinyur harus memiliki kemampuan, keterampilan, kedisiplinan, mau meningkatkan kompetensi dan kejujuran terhadap masyarakat, pengusaha dan klien sehingga dapat memajukan integritas dan kehormatan seorang insinyur terhadap profesi yang dia jalani.

Sumber :

http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:8g_OAH-HZ-YJ:amutiara.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/10043/PENGERTIAN%2BETIKA.doc+tujuan+mepelajari+etika+profesi&hl=id&gl=id

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:Y3XqSoZGdlsJ:eprints.undip.ac.id/4907/1/Etika_Profesi.pdf+penertian+etika+profesi&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESiAesioZCOLX83rQ6qAwCW8mYPpOCjReWuS7oZdvsnK9E22kuf2h95GG7nJ4GkIgqRhAWRPM5RyeBLHVChYm8Nb4k0bGxye3W-xGcPdPBdrzM_dTDqW7BLpK3jtISytNloRB1xv&sig=AHIEtbSh6q1c3t1QjWAE0uJyUj9Jdxv5LA

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:ETLy6exZmiwJ:www.its.ac.id/personal/files/material/1657-m_sritomo-ie-Professional%2520Engineer%2520%26%2520Etika%2520Profesi%2520%28Insinyur%29.pdf+kode+etik+insinyur+menurut+abet&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgS25AIDD4MhbhCQ-d-7rRUzaKXA4CMu8FY6C6DDuyuXO99-PZDctlKYfhttcqWeTySRMMV5JqQEyX2ztrbH0vrmp5Bp3BwP0wBNLZMim2xo7vle5Rh6iicIrZxTWh7kaFYvecp&sig=AHIEtbSyE9nrRRczyQZaJaopFh2iQ8Xwzw

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:axWlUB64Q8gJ:www.its.ac.id/personal/files/pub/2852-m_sritomo-ie-Paper%2520ttg%2520Ilmu%2520Manajemen%2520dalam%2520Pendidikan%2520Tinggi%2520Teknologi.pdf+kode+etik+insinyur+menurut+abet&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESi7xsH6zIW_vv_eT5vmNjQjvmXTz33LZQoclaYcueQ08hjEBXOepgDZ5RDVLrQBajEVM4w_-zctelnR6JaFlZ8xb1jpv2kRh9TAPRZvDhDysiN71wKyDhMQvDvg39b9x0qPT8D-&sig=AHIEtbQu0t7gng20B36ROlM1vEV-ffaQ-g

http://www.its.ac.id/personal/files/material/1657-m_sritomo-ie-Professional%2520Engineer%2520%26%2520Etika%2520Profesi%2520(Insinyur).pdf+kode+etik+Insinyur+(keteknikan)+menurut+ABET&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgS25AIDD4MhbhCQ-d-7rRUzaKXA4CMu8FY6C6DDuyuXO99-PZDctlKYfhttcqWeTySRMMV5JqQEyX2ztrbH0vrmp5Bp3BwP0wBNLZMim2xo7vle5Rh6iicIrZxTWh7kaFYvecp&sig=AHIEtbQEt60Rz1oBFOTocAxLB0knc40m-Q

Posted by: Tanu Chakuenk | December 29, 2011

ERGONOMI

Ergonomi

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.